Sebagai umat islam selayaknya kita senang mengerjakan amal ibadah termasuk shalat dhuha. Shalat dhuha memiliki banyak keutamaan shalat dhuha yang seharusnya memotivasi kita untuk mengerjakannya. Diantara keutamaan shalat dhuha tersebut adalah :
👳😂
1. Pahalanya seperti bersedekah
Mengerjakan shalat dhuha memiliki nilai yang sama seperti nilai amalan seperti keutamaan sedekah.
Sesdekah yang dimaksud adalah sedekah yang diperlukan oleh 360
persendian tubuh kita terlebih jika kita ikhlas mengerjakannya ( baca ciri-ciri orang yang tidak ikhlas dalam beribadah)
Orang islam yang mengerjakan shalat dhuha akan memperoleh ganjaran
pahala sebanyak persendian itu. Sebagaimana hadist Rasulullah saw, yang
berbunyi :“Disetiap sendi seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan Alhamdulillah ) adalah sedekah,s etiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha sebanding dengan pahala semua itu”
2. Dicukupi kebutuhannya
Shalat
Dhuha yang dilakukan oleh seseorang diawal hari menjanjikan
tercukupinya rezeki atau kebutuhan seseorang tersebut di akhir hari.
Shalat Dhuha merupakan shalat yang dilakukan untuk memohon rizki kepada
Allah SWT. Hal tersebut ditunjukan oleh ketentuan waktu pelaksanaan dan
tersirat dalam do’a yang dibaca setelah pelaksanaan shalat tersebut.
Selain itu, Allah juga berjanji pada setiap umat islam yang rajin
melaksanakan shalat Dhuha untuk mencukupi apa yang menjadi kebutuhannya,
setidaknya kebutuhannya disore atau diakhir hari. Dengan janji-Nya
tersebut, Allah sebenarnya ingin memberikan balasan dan imbalan atas
kesediaan hamba-Nya untuk mengingat diri-Nya di waktu Dhuha dengan
memenuhi apa-apa yang menjadi kebutuhan dia sepanjang hari itu. Janji
Allah tersebut dapat ditemukan dalam sebuah hadist qudsi. Rasulullah
saw. Yang bunyinya :“Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Wahai anak Adam, cukuplaah bagi-Ku empat rekaat di awal hari, maka Aku akan mencukupimu disore harimu”
Janji Allah ini akan bisa menjadi penyebab hati gelisah dikarenakan kurangnya rizki yang diperoleh serta mencegah bahaya putus asa bagi sebagian orang yang tidak diberikan rizki yang cukup. Shalat dhuha adalah merupakan salah satu perantara agar keinginan cepat terkabul seperti halnya kika mengerjakan shalat hajat.
3. Meraih Ghanimah atau keuntungan yang lebih cepat
Orang
yang dengan tekun mengerjakan shalat dhuha akan memperoleh ghanimah
atau keuntungan yang lebih cepat atas izin Allah SWT. Hal ini terjadi di
zaman Rasullullah dimana Rasul membandingkan orang-orang mukmin yang
melaksanakan shalat Dhuha dengan mujahid yang berangkat bertempur ke
medan perang yang berjarak dekat dengan tampat tinggal mereka lalu
kembali lagi dengan cepat ke tempat asalnya dengan membawa ghanimah
(rampasan perang) yang banyak dan tentunya kemenangan. Hal ini merupakan
motivasi untuk mengerjakan amal ibadah serta usaha untuk bertawakkal
kepada Allah SWT karena manfaat tawakkal amatlah besar.Rasulullah pun menimbang bahwa keuntungan yang akan diperoleh oleh mereka yang melaksanakan shalat Dhuha akan berjumlah lebih banyak dibandingkan dengan keuntungan yang bisa diperoleh oleh para mujahid tersebut. Hal ini sebagaimana sabda rasullulah SAW yang bunyinya :
“Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw bersabda; “Maukah kalian aku tunjukan kepada tujuanpaling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah(keuntungan)nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab: “Ya! Rasul berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dialah yang paling dekat tujuannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya”
4. Diganjar dengan rumah di surga
Orang
yang selalu bersedia meluangkan waktunya untuk melaksanakan shalat
Dhuha 12 rekaat di awal hari akan dijanjikan ganjaran oleh Allah berupa
sebuah rumah indah yang terbuat dari emas kelak diakhirat. Hal ini
menurut Anas Bin Malik yang mendengar bahwa Rasulullah sawbersabda :“Siapa saja yang shalat Dhuha 12 rekaat, Allah akan membuat untuknya sebuah istana yang terbuat dari emas di surga”” (HR. Ibnu Majah)
5. Mendapat pahala haji dan umrah
Orang
yang melaksanakan shalat Dhuha dengan tekun akan mendapatkan pahala
haji dan umrah sempurna Dari Anas ra berkata, Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian
ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia
shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan
umrah; sempurna, sempurna, sempurna”
6. Menggugurkan dosa
Shalat
Dhuha akan menggugurkan dosa-dosa orang yang rutin melakukan ibadah
shalat dhuha meskipun dosanya itu sebanyak buih di lautan. Berikut
hadist yang memperkuat hal ini. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw
bersabda,“Barangsiapa yang menjaga shalat Dhuha, maka dosa-dosanya diampuni walaupun dosanya itu sebanyak buih dilautan” (HR. Tirmidzi)
7. Dibuatkan pintu khusus di surga
Keutamaan
lain yang dijanjikan Allah bagi orang yang tekum mengerjakan shalat
dhuha adalah bahwa dia akan dibuatkan pintu khusus di surga kelak, yakni
pintu yang dinamakan pintu Dhuha. Dengan demikian maka jelaslah bahwa
orang yang tekun mengerjakan shalat dhuha memiliki kedudukan yang tinggi
di mata Allah SWT hingga dibuatkan pintu tersendiri untuk memasuki
surga tidak memandang apakah ia muslim sejak lahir maupun mualaf. Rasulullah bersabda: Dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad saw bersabda,“sesungguhnya disurga ada slaah satu pintu yang dinamakan pintu Dhuha, bila datang hari kiamat malaikat menjaga surga memangil; mana ia yang melazimkan shalat Dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah dengan kasih sayang Allah” (HR.Thabrani)
Berikut Allah memberikan kedudukan yang istimewa bagi orang-orang yang melaksanakan Dhuha berdasarkan dengan jumlah rakaatnya:
- Orang yang mengerjakan dua rekaat shalat Dhuha akan tercatat sebagai orang yang tidak lalai
- Orang yang mengerjakan empat rekaat shalat Dhuha tercatat sebagai orang yang muhsinin (berbuat baik)
- Orang yang mengerjakan emam rekaaat shalat Dhuha akan tercatat sebagai hamba yang taat
- Orang yang mengerjakan shalat Dhuha delapan rakaat tercatat sebagai hamba yang juara (Sukses)
- Orang yang mengerjakan dua belas rekaat shalat Dhuha akan dibuatkan sebuah rumah yang indah disurga
Dari Abi Dzar ra, Rasulullah saw bersabda, “Bila engkau melaksanakan dua rekaat shalat Dhuha maka engkau tidak dicatat sebagai hamba yang lalai, atau empat rekaat maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang muhsinin (berbuat baik), atau enam rakaat engkau akan dicatat sebagai hamba uang taat, atau delapan maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang juara (Sukses), atau sepuluh maka pada hari ini dosamu tidak dicatat, atau dua belas rakaat maka Allah akan membangunkan rumah disurga”
Presiden Jokowi diguyur hujan deras saat tinjau longsor Sukajaya Bogor(CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)